Selasa, 30 April 2013
Perlukah ada pemimpin di tatanan hidupmu?
Ntah apa arti pemimpin itu, yang kutahu hanya merasakan yang dipimpin sehingga bisa mengambil keputusan lewat merasa itu, pemimpin bagiku memikul tanggung jawab dari apa yang dipimpin, segala kesalahan yang dipimpin juga tanggung jawab dari pemimpin,karenanya pemimpin harus mengetahui,merasakan tingkat kebisaan yang dipimpin. Maka menurutku muncullah ilmu catur
Bagaimanakah pion bisa jadi seter? Bisakah? Bisa saja tapi harus ada back upnya dulu, setiap langkah harus dikawal,diawasi sama atasannya ntah kuda,ster,atau menteri , tidak kok pion itu hanya jadi kambing hitam,atau hanya untuk mengamankan barisan,hap,.. lalu dimakan, kalau begitu apa gunanya kesaktian kuda,menteri,beteng dan kuda?
Maksudku, orang yang sudah punya kesaktian taraf kuda,ster,beteng,menteri dalam wilayah pergaulannya,organisasinya,jamaahnya, pemerintahannya,otoriternya, seharusnya memikul tanggung jawab tingkat bawahnya,memikulnya,mengamankannya,menyelamatkannya dari kematian hartanya,martabatnya, bukan malah dimatikan langkahnya diwilayah tapak kakinya berpijak. Tentu tahu donk apakah itu kematian martabat,pembunuhan karakter,pembunuhan nilai hidup?
“Lho lho apa hubungannya dengan pemimpin?”
“Gini lho, kamu tahu ayat yang manusia diciptakan sbg kholifah dibumi”?
Maksudnya?
Hemm,….. km manusia kan?
Iya
Lha iya km itu pemimpin jd gak usah nunggu pemimpin,…
Sabtu, 01 Desember 2012
ilmu tajwid
PELAJARAN PENDAHULUAN
1.
Ilmu
Tajwid ialah : Pengetahuan tentang kaidah serta cara – cara membaca
Al-Qur’an dengan sebaik-baiknya.
2.
Tujuan
Ilmu Tajwid : memelihara bacaan Al-Qur’an dari kesalahan dan perubahan
serta memelihara lisan (mulut) dari kesalahan membaca.
3.
Yang
terutama dibahas atau dipelajari dalam ilmu Tajwid ialah : Huruf – huruf
hijaiyah yang 29, dalam bermacam - macam harakah (barisnya)serta dalam
bermacam-macam hubungan.
4.
Huruf
yang 29 ialah :
Apabila disebut huruf hijaiyah
yang 28, maksudnya ialah huruf yang tersebut diatas itu, selain huruf alif.
5.
Belajar Ilmu Tajwid hukumnya Fardlu Kifayah, sedang membaca Al-Qur’an
dengan baik (sesuai dengan ilmu Tajwid) itu hukumnya Fardlu ‘Ain.
HAL NUN SUKUN DAN
TANWIN
Hukum nun sukun [
] dan tanwin [
] itu ada
lima macam :
1)
Manakala ada nun sukun [
] atau
tanwin [
] bertemu
pada salah satu huruf halqi [
] yang
enam yakni :
hamzah,
haa, haa’, ‘ain, ghain, dan khaa’. Maka
hokum bacaannnya disebut :
IDH-HAR HALQI 
Cara membacanya: harus dengan terang dan jelas sebab bertemu
dengan huruf halqi.
Umpamanya :
Dan lain sebagainya.
Keterangan :
Idh-har artinya : menerangkan
atau menjelaskan
Halqi
artinya : kerongkongan
Huruf enam itu
disebut huruf halqi, karena makhrajnya atau tempat keluar suara dari mulut, ada
pada kerongkongan atau tenggorokan.
2)
Apabila ada nun atau tanwin bertemu dengan salah
satu dari huruf : yaa’, nun, mim, dan
wau.
maka hokum bacaannya disebut :
ID-GHAM BI-GUNNAH 
Id-gham artinya : memasukkan
atau mentasydidkan
Bi-ghunnah artinya : dengan
mendengung
Jadi cara membacabya harus
dimasukkan atau ditasydidkan kedalam salah satu huruf yang empat itu, dengan
suara mendengung.
Umpamanya :
Akan tetapi apabila nun sukun dan tanwin bertemu
dengan salah satu huruf yang empat tersebut di atas di dalam satu perkataan
[kalimat] maka bukanlah bacaan Id-gham, artinya tidak dibaca Id-gham, dan tidak
di tasydidkan, bahkan harus dibaca dengan terang dan jelas atau [Id-har]
dan
disebut IDH-HAR WAJIB 
Umpamanya :
Dan
lain sebagainya .
3)
Apabila ada nun sukun dan tanwin bertemu dengan
salah satu dari huruf; lam
atau
ra’
maka hokum bacaan-bacaannya disebut :
ID-GHAM BILA GHUNNAH 
Umpamanya :
Misalnya lagi :
Dan lain sebagainya.
4)
Apabila ada nun sukun dan tanwin bertemu dengan
huruf baa’
maka hokum bacaannya disebut :
IQLAB
Iqlab artinya : membalik atau menukar
Tegasnya huruf nun atau tanwin
itu membacanya ketika itu dibalik atau [ditukar] menjadi
.
Umpamanya :
Dan sebagainya.
5)
Apabila
ada nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu dari huruf yang 15 tersebut
di bawah ini, maka hokum bacaannya disebut :
IKHFAA’ HAQIQI
Ikhfaa’ artinya : menyamar atau menyembunyikan
Haqiqi artinya : sungguh-sungguh atau benar-benar
Cara membacanya : samar-samar
antara Idhar
dengan Id-gham
artinya : harus terang, tetapi disambung
dengan huruf yang lain di mukanya dengan mendengung.
Huruf yang 15 itu ialah :
Huruf – huruf itu ialah semua huruf hijaiyah [semua
huruf Arab], selain dari huruf Idhhar
Halqi, Id-Gham Bi-Ghunnah, Id-Gham Ghunnah dan Iqlab.
Umpamanya :

Kamis, 29 November 2012
BELUM TAHU ARAH
BELUM TAHU ARAH
Arahnya kemana?
Arah jual beli
Arah karena Allah
arah keilmuan
sejarah intinya dibentuk ipnu apa? Pada waktu itu
teriteriolnya politik,ekonomi,social, bagaimana?
Ada kesamaan sekarang itu pa? jadi jelas harus lewat jalur
apa?
FUNGSI IPNU IPPNU
IPNU/IPPNU
sebagai organisasi pelajar NU berfungsi sebagai:1. Wadah perjuangan NU dalam
pendidikan dan kepelajaran.2. Wadah pengkaderan pelajar NU untuk mempersiapkan
kader-kader penerusbangsa.3. Wadah penguatan pelajar NU dalam melaksanakan dan
mengembangkanIslam untuk melanjutkan semangat, jiwa dan nilai- nilai
Nahdliyah.4. Wadah komunikasi pelajar NU untuk memperkokoh ukhuwah
Islamiyah.Perubahan akronim IPNU-IPPNU dari Ikatan Putra Nahdlatul Ulama
danIkatan Putri-putri Nahdlatul Ulama menjadi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama
danIkatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama pada Kongres XIV-XIII di Asrama
HajiSukolilo merupakan tonggak sejarah yang sangat penting bagi IPNU-IPPNU.
Halini menunjukkan bahwa secara substansi keputusan ini telah mempertegas
posisidan peran IPNU-IPPNU di masyarakat. Dengan segmentasi garap pada
pelajarmaka IPNU-IPPNU secara tidak langsung lebih banyak bergerak pada
wilayahwilayahyang berkenaan dengan kehidupan pelajar (pendidikan,
kesehatanmaupun kesejahteraan pelajar).Sementara itu dewasa ini tantangan
global yang digapai oleh IPNUIPPNUsemakin kompleks. Remaja dan pelajar yang
merupakan aset berhargabagi suatu bangsa kini banyak yang terjebak pada
kehidupan hedon dan mulaimeninggalkan unsur-unsur budaya dan etika masyarakat
Indonesia. Arusinformasi dan teknologi yang berkembang dengan pesat tidak
ditempatkan sebagai sarana dalam peningkatan kualitas hidup, namun lebih pada
penyerapannilai-nilai negatif. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pelajar
yang terlibatpenyalahgunaan narkoba, free sex, kekerasan seksual, pornografi
dan porno aksi.Selain itu keterbukaan wacana dan kultur demokrasi yang
sedangberkembang telah membentuk tatanan demokrasi yang menjunjung tinggi
nilainilaikeadilan dan hak asasi manusia. Pengakuan hak asasi manusia setiap wargaNegara
tercermin pada keikutsertaan setiap individu ini tentunya akanmenimbulkan
eforia politik yang luar biasa. Karena itu masyarakat hendaknyamenjadikan suatu
landasan bagi upaya peningkatan kesadaran masyarakat untukmengambil peran aktif
dalam pelaksanaan pemerintahan maupun upayapengembangan masyarakat.
Sedangkan IPNU-IPPNU hendaknya menjadikansebagai ajang
pendidikan politik dan demokrasi yang mencerdaskan bukanterjebak pada kehidupan
politik praktis yang terjadi.16Maka untuk mengembalikan arah perjuangan IPNU ke
pelajar, didirikanlahpimpinan komisariat IPNU-IPPNU di lembaga-lembaga
pendidikan mulai darisekolah, pesantren hingga perguruan tinggi. Pimpinan
komisariat berkedudukan dilembaga pendidikan yang merupakan pimpinan tertinggi
IPNU-IPPNU yang telahmempunyai sedikitnya 10 (sepuluh) anggota yang terdiri
dari ketua, wakil, sekretaris,bendahara dan beberapa departemen, dimana ketua
dipilih oleh rapat anggota masabakti 1 tahun dan tidak dapat dipilih kembali
untuk periode berikutnya. Keberadaan PK IPNU-IPPNU di sekolah bukan berarti
harus menghapusOSIS, melainkan sebagai organisasi ekstra maupun intrex (intra
dan ekstra),IPNU-IPPNU sebagai organisasi ekstra tidak akan menggusur
keberadaan OSIS,artinya OSIS tetap ada dan IPNU-IPPNU sebagai kegiatan ekstra
yang tentu sajatetap berciri khas sebagaimana organisasi ekstra lainnya.
IPNU-IPPNU sebagaiorganisasi intra dan sekaligus ekstra artinya keberadaan
komisariat akanmengeliminisir OSIS sehingga IPNU-IPPNU merupakan satu satunya
organisasiintra sekolah, komisariat type lain secara intra akan tetap berada
dalam kendalisekolah dalam hal ini kepala sekolah, namun secara ekstra tidak
akan terlepas darihubungan struktural IPNU-IPPNU mulai dari pimpinan ranting,
Ancab sampaipimpinan cabang.
Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/political-science/2194157-fungsi-ipnu-ippnu/#ixzz2AhNAd7WD
Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/political-science/2194157-fungsi-ipnu-ippnu/#ixzz2AhNAd7WD
PROGRAM
KERJA
Ketika
komisariat sudah berdiri, baik secara intrex (intra dan ekstra), adabeberapa
bidang garap yang harus dikembangkan oleh IPNU-IPPNU dikomisariat yaitu:1.
Pengembangan intelektual dan penunjang keberhasilan akademis2. Pengkaderan
keagamaan3. Pengkaderan kebangsaan4. Pengkaderan kepemimpinanAdapun
program-program yang ditawarkan oleh masing-masingdepartemen adalah sebagai
berikut : 1. Departemen pengembangan intelektualKarakter : Diarahkan pada
pengembangan intelektual denganharapan melalui kegiatan ini keberhasilan
belajar anggotaIPNU-IPPNU semakin meningkat.Contoh kegiatan : Study club,
kajian Islam, diskusi keagamaan dansebagainya.2. Departemen pengembangan
wawasan keagamaan dan keaswajaan.Karakter : Diarahkan pada peningkatan kualitas
wawasan keagamaankhususnya tentang aswaja, adapun pendalaman wawasannyadapat
kerjasama dengan dapat pengembangan intelektual.Contoh kegiatan : Pengajian
agama, Istighosah, tahlil, dibaiyah, Baksos.3. Departemen Sosial Dan
KebangsaanKarakter : Diarahkan pada penanaman kepekaan pada
masalahmasalahsosial, serta diarahkan pada kecintaan terhadaptanah airContoh
kegiatan : Penggalangan dana sosial, donor darah, aksi anti narkoba,dan
sebagainya.
4. Departemen minat dan bakatKarakter : Diarahkan pada
pengembangan minat dan bakat anggotaIPNU-IPPNU sehingga keikut-sertaannya
potensi yangada dapat disalurkan dan dikembangkan.Contoh kegiatan : Banjari,
Rebana, Pidato dan sebagainya. 5. Departemen PengkaderanKarakter : Menangani
pengkaderan untuk meningkatkan wawasankepemimpinan siswa.Contoh kegiatan :
LDKS/Makesta, Lakmud, dan sebagainya.Dari paparan diatas dapat kami tarik
kesimpulan bahwa dengan berdirinyakomisariat IPNU-IPPNU di sekolah diharapkan
dapat meningkatkan keberhasilanbelajar siswa terutama wawasan agamanya, maka
dapat ditarik beberapa indikatoryang mengisyaratkan peranan PK.IPNU-IPPNU dalam
menunjang hasilpembelajaran PAI diantaranya :1. Adanya program keagamaan2.
Frekuensi kegiatan keagamaan yang dilaksanakan IPNU-IPPNU3. Adanya kerjasama
guru agama dengan pengurus IPNU-IPPNU4. Keaktifan anggota IPNU-IPPNU dalam
kegiatan keagamaan.
Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/political-science/2194158-program-kerja-ipnu-ippnu/#ixzz2AhNhVU3b
Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/political-science/2194158-program-kerja-ipnu-ippnu/#ixzz2AhNhVU3b
Visi IPNU adalah
terbentuknya pelajar bangsa yang
bertaqwa kepada Allah SWT, berilmu,
berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan serta
bertanggungjawab atas tegak dan terlaksananya
syari'at Islam menurut faham ahlussunnah wal jama'ah yang berdasarkan Pancasila dan Undang-
Undang Dasar 1945.
Untuk mewujudkan visi tersebut, IPNU melaksanakan
misi: (1) Menghimpun dan
membina pelajar Nahdlatul Ulama dalam satu wadah
organisasi; (2) Mempersiapkan kader-kader intelektual sebagai penerus perjuangan bangsa; (3)
Mengusahakan tercapainya tujuan organisasi
dengan menyusun landasan program perjuangan
sesuai dengan perkembangan masyarakat
(maslahah al-ammah), guna terwujudnya khaira
ummah; (4) Mengusahakan jalinan komunikasi dan kerjasama program dengan pihak lain selama tidak
merugikan organisasi.
bertaqwa kepada Allah SWT, berilmu,
berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan serta
bertanggungjawab atas tegak dan terlaksananya
syari'at Islam menurut faham ahlussunnah wal jama'ah yang berdasarkan Pancasila dan Undang-
Undang Dasar 1945.
Untuk mewujudkan visi tersebut, IPNU melaksanakan
misi: (1) Menghimpun dan
membina pelajar Nahdlatul Ulama dalam satu wadah
organisasi; (2) Mempersiapkan kader-kader intelektual sebagai penerus perjuangan bangsa; (3)
Mengusahakan tercapainya tujuan organisasi
dengan menyusun landasan program perjuangan
sesuai dengan perkembangan masyarakat
(maslahah al-ammah), guna terwujudnya khaira
ummah; (4) Mengusahakan jalinan komunikasi dan kerjasama program dengan pihak lain selama tidak
merugikan organisasi.
Senin, 26 November 2012
coba
Anak anak Kuliah Ahad Pagi itu!!!
Sudah menjadi budaya beberapa
tahun dimasjid kampong saya bahwa setiap bulan ramadhan dari anak – anak yang
ikut kuliah ahad pagi itu mengikuti came ramadhan,sebuah kegiatan sehari full
dari jam 6 pagi sampai jam 6 pagi dihari kemuadian.dan kebetulan saya dan dina
diminta untuk mengisi salah satu acara pada jam tertentu dengan tema pentas
seni, loh kenapa saya yang dipilih ? tanyaku kepada panitia,.karena tahun
kemaren kan organisasi sampean mendapat
juara 3 sekecamatan untuk kategori pentas seni,. Ooh,…benar juga yah masuk akal juga,tapi
bisa juga yah,juara tiga itu kok bisa masuk mengisi kegiatan came ramadhan ini?
Padahal aku gak tahu seni itu apa? Saat menang itu juga karena bejo, lhawong
ajaran aja saat itu gak pernah kumpul semua,music yang didesain saat latihan
sama saat manggungnya aja beda,saat mnyanyikan lagu saat manggung aja ragu ragu
bahkan terkesan gak apal,padahal aslinya emang gak apal hehehe… gak tahunya
dapat juara tiga,..hahahaha,..dipikir piker lucu,..wekekkekkek,…bejo bejo
Lalu aku setujui itu aku akan
mengisi sebagai pembicara menerangkan pentas seni itu apa? Karena saya juga gak
tahu seni,dan yang kutahu seni itu adalah karya yang pas pada suasana hati,maka
aku baca baca diinternet,bahwa kesimpulan pemahamanku tentang seni itu adalah
produk manusia yang indah dan pas dengan kondisinya,atau seni adalah sinonim
dari ilmu, ilmu proses mengerti pada setiap langkah pada yang ia lakukan, maka
setiap apa yang dilakukan orang itu punya nilai seni, mulai dari mengayuh
sepeda,orang berjalan,ada yang cepat ada yang senang lambat,ada yang sedang
sedang,nah irama kayuhan/perjalanan itu adalah seni, kalau orang mengayuh itu
hanya ditangkap oleh mata berarti hanya gambaran/bentuk saja itu disebut seni
rupa, kalau orang mengayuh sepeda itu hanya ditangkap oleh pendengaran maka itu
disebut seni suara, kalau orang mengayuh itu ditangkap dengan gerakan orang
yang mengayuh itu maka disebut seni gerak atau seni tari,kalau orang yang
mengayuh sepeda itu ditulis dari awal naik sepeda,terus irama naik sepeda
sampai berhenti ditengah jalan karena macet atau ban bocor maka itu disebut
seni sastra,terus kalau penggabungan seni rupa,suara,tari,satra itu disebut
seni drama/teater, jadi setiap langkahmu itu adalah seni/ilmu, kamu bermain
tahu irama bermain yang asyik itu bagaimana? terus engkau menikmati benar
permainan langkah langkahmu itu,itu adalah seni.
Seni bisa tercipta karena engkau
menikmati apa yang engkau lakukan dari seetiap langkahnya,engkau belajar itu
seninya gimana? Coba kita pikir pikir langkah-langkah belajar yang gak
nikmat/gak asyik itu dimana? Mulailah mengerti/memahami langkah langkah apa
yang kamu lakukan,dan nikmatilah hal itu lalu mulailah kamu apresiasikan lewat
bentuk,suara,tulisan,gerakan,atau drama atau tindakan…sebelum engkau bisa
menikmati langkah langkahmu,engkau belum cukup,belum waktunya mementaskan
karyamu senimu itu,karena akan jelas engkau pasti kurang penghayatan saat
tampil.
Setidaaknya itu yang akan saya
sampaikan pada anak-anak,eh,.pada waktu awal mengisi itu ternyata saya juga
dimintai juga sebagai host duet sama dina,modar,….pikirku, aku gak punya
pengalaman jadi host,apalagi melihat anak anak itu susah diatur,ada yang asyik
pada makan ,ada yang asyik pada ngobrol,ada yang asyik nyanyi,di bilangin
mbantah sampai sampai aku bicara sama salah satu panitia mendingan aku bicara
didepan orang-orang dewasa atau orang tua dbanding anak anak ini,.. terus dalam
benakku “pie iki nak wes ngene?” dan yang hanya ada dalam pikiranku yasudahlah
mereka suruh aja tampil satu persatu menurut kelompoknya,aku duduk dibelakang
mengamati dan menilai kelompok kelompok itu sampai Akhirnya saya hanya bnyak
diam tersenyum melihat anak anak Kuliah Ahad Pagi itu,ternyata jiwa seni pada
anak anak itu ada,dilihat dari keasyikannya mereka keberanian mental dia bermain,makan,
nyanyi sendiri, dihadapanku disekeliling teman temannya dan berpikir
bagaimanakah seni mendidik anak anak yang baik itu? Seni pendidikan,cultural
education childrens,pie ya,..
Langganan:
Komentar (Atom)


