Sabtu, 01 Desember 2012

ilmu tajwid


PELAJARAN PENDAHULUAN




1.      Ilmu Tajwid ialah : Pengetahuan tentang kaidah serta cara – cara membaca Al-Qur’an dengan sebaik-baiknya.
2.      Tujuan Ilmu Tajwid : memelihara bacaan Al-Qur’an dari kesalahan dan perubahan serta memelihara lisan (mulut) dari kesalahan membaca.
3.      Yang terutama dibahas atau dipelajari dalam ilmu Tajwid ialah : Huruf – huruf hijaiyah yang 29, dalam bermacam - macam harakah (barisnya)serta dalam bermacam-macam hubungan.
4.      Huruf yang 29 ialah :

Apabila disebut huruf hijaiyah yang 28, maksudnya ialah huruf yang tersebut diatas itu, selain huruf alif.
5.      Belajar Ilmu Tajwid hukumnya Fardlu Kifayah, sedang membaca Al-Qur’an dengan baik (sesuai dengan ilmu Tajwid) itu hukumnya Fardlu ‘Ain.


HAL NUN SUKUN DAN TANWIN
Hukum nun sukun  [Image0014 copy.jpg ]   dan tanwin [Image0014 copy.jpg ] itu ada lima macam :
1)      Manakala ada nun sukun [Image0014 copy.jpg ] atau tanwin [Image0014 copy.jpg ] bertemu pada salah satu huruf halqi [ Image0014 copy.jpg] yang enam yakni : Image0014 copy.jpg hamzah, haa, haa’, ‘ain, ghain, dan khaa’. Maka hokum bacaannnya disebut :
IDH-HAR HALQI     Image0014 copy.jpg
Cara membacanya: harus dengan terang dan jelas sebab bertemu dengan huruf halqi.
Umpamanya :
Image0014 copy.jpg
            Dan lain sebagainya.
            Keterangan :
            Idh-har artinya : menerangkan atau menjelaskan
            Halqi artinya   : kerongkongan
Huruf enam itu disebut huruf halqi, karena makhrajnya atau tempat keluar suara dari mulut, ada pada kerongkongan atau tenggorokan.

2)      Apabila ada nun atau tanwin bertemu dengan salah satu dari huruf : yaa’, nun, mim, dan wau.  Image0014 copy.jpg maka hokum bacaannya disebut :
ID-GHAM BI-GUNNAH     Image0014 copy.jpg
Id-gham artinya          : memasukkan atau mentasydidkan
Bi-ghunnah artinya     : dengan mendengung
Jadi cara membacabya harus dimasukkan atau ditasydidkan kedalam salah satu huruf yang empat itu, dengan suara mendengung.
Umpamanya :
Image0015 copy.jpg
Akan tetapi apabila nun sukun dan tanwin bertemu dengan salah satu huruf yang empat tersebut di atas di dalam satu perkataan [kalimat] maka bukanlah bacaan Id-gham, artinya tidak dibaca Id-gham, dan tidak di tasydidkan, bahkan harus dibaca dengan terang dan jelas atau [Id-har]        Image0015 copy.jpg  dan disebut IDH-HAR WAJIB           Image0015 copy.jpg
Umpamanya :
Image0015 copy.jpg
            Dan lain sebagainya .

3)      Apabila ada nun sukun dan tanwin bertemu dengan salah satu dari huruf; lam Image0015 copy.jpg atau ra’  Image0015 copy.jpg maka hokum bacaan-bacaannya disebut :
ID-GHAM BILA GHUNNAH        Image0015 copy.jpg
Umpamanya :
Image0015 copy.jpg   
Image0015 copy.jpgDan lain sebagainya.
Misalnya lagi :
Dan lain sebagainya.

4)      Apabila ada nun sukun dan tanwin bertemu dengan huruf baa’ Image0015 copy.jpg maka hokum bacaannya disebut :
IQLAB           Image0015 copy.jpg 
Iqlab artinya : membalik atau menukar
Tegasnya huruf nun atau tanwin itu membacanya ketika itu dibalik atau [ditukar] menjadi  Image0015 copy.jpg.
Umpamanya :
Image0015 copy.jpg
Dan sebagainya.

5)      Image0015 copy.jpgApabila ada nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu dari huruf yang 15 tersebut di bawah ini, maka hokum bacaannya disebut :
IKHFAA’ HAQIQI                                      
Ikhfaa’ artinya : menyamar atau menyembunyikan
Haqiqi artinya             : sungguh-sungguh atau benar-benar
Cara membacanya : samar-samar antara Idhar  Image0015 copy.jpg dengan Id-gham Image0015 copy.jpg artinya : harus terang, tetapi disambung dengan huruf yang lain di mukanya dengan mendengung.
Huruf yang 15 itu ialah :
Image0015 copy.jpg
Huruf – huruf itu ialah semua huruf hijaiyah [semua huruf Arab], selain dari huruf Idhhar Halqi, Id-Gham Bi-Ghunnah, Id-Gham Ghunnah dan Iqlab.
Umpamanya :
Image0016 copy.jpg

Kamis, 29 November 2012

BELUM TAHU ARAH

BELUM TAHU ARAH
 Arahnya kemana?
Arah jual beli
Arah karena Allah
arah keilmuan

sejarah intinya dibentuk ipnu apa? Pada waktu itu teriteriolnya politik,ekonomi,social, bagaimana?
Ada kesamaan sekarang itu pa? jadi jelas harus lewat jalur apa?

FUNGSI IPNU IPPNU
IPNU/IPPNU sebagai organisasi pelajar NU berfungsi sebagai:1. Wadah perjuangan NU dalam pendidikan dan kepelajaran.2. Wadah pengkaderan pelajar NU untuk mempersiapkan kader-kader penerusbangsa.3. Wadah penguatan pelajar NU dalam melaksanakan dan mengembangkanIslam untuk melanjutkan semangat, jiwa dan nilai- nilai Nahdliyah.4. Wadah komunikasi pelajar NU untuk memperkokoh ukhuwah Islamiyah.Perubahan akronim IPNU-IPPNU dari Ikatan Putra Nahdlatul Ulama danIkatan Putri-putri Nahdlatul Ulama menjadi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama danIkatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama pada Kongres XIV-XIII di Asrama HajiSukolilo merupakan tonggak sejarah yang sangat penting bagi IPNU-IPPNU. Halini menunjukkan bahwa secara substansi keputusan ini telah mempertegas posisidan peran IPNU-IPPNU di masyarakat. Dengan segmentasi garap pada pelajarmaka IPNU-IPPNU secara tidak langsung lebih banyak bergerak pada wilayahwilayahyang berkenaan dengan kehidupan pelajar (pendidikan, kesehatanmaupun kesejahteraan pelajar).Sementara itu dewasa ini tantangan global yang digapai oleh IPNUIPPNUsemakin kompleks. Remaja dan pelajar yang merupakan aset berhargabagi suatu bangsa kini banyak yang terjebak pada kehidupan hedon dan mulaimeninggalkan unsur-unsur budaya dan etika masyarakat Indonesia. Arusinformasi dan teknologi yang berkembang dengan pesat tidak ditempatkan sebagai sarana dalam peningkatan kualitas hidup, namun lebih pada penyerapannilai-nilai negatif. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pelajar yang terlibatpenyalahgunaan narkoba, free sex, kekerasan seksual, pornografi dan porno aksi.Selain itu keterbukaan wacana dan kultur demokrasi yang sedangberkembang telah membentuk tatanan demokrasi yang menjunjung tinggi nilainilaikeadilan dan hak asasi manusia. Pengakuan hak asasi manusia setiap wargaNegara tercermin pada keikutsertaan setiap individu ini tentunya akanmenimbulkan eforia politik yang luar biasa. Karena itu masyarakat hendaknyamenjadikan suatu landasan bagi upaya peningkatan kesadaran masyarakat untukmengambil peran aktif dalam pelaksanaan pemerintahan maupun upayapengembangan masyarakat.
Sedangkan IPNU-IPPNU hendaknya menjadikansebagai ajang pendidikan politik dan demokrasi yang mencerdaskan bukanterjebak pada kehidupan politik praktis yang terjadi.16Maka untuk mengembalikan arah perjuangan IPNU ke pelajar, didirikanlahpimpinan komisariat IPNU-IPPNU di lembaga-lembaga pendidikan mulai darisekolah, pesantren hingga perguruan tinggi. Pimpinan komisariat berkedudukan dilembaga pendidikan yang merupakan pimpinan tertinggi IPNU-IPPNU yang telahmempunyai sedikitnya 10 (sepuluh) anggota yang terdiri dari ketua, wakil, sekretaris,bendahara dan beberapa departemen, dimana ketua dipilih oleh rapat anggota masabakti 1 tahun dan tidak dapat dipilih kembali untuk periode berikutnya. Keberadaan PK IPNU-IPPNU di sekolah bukan berarti harus menghapusOSIS, melainkan sebagai organisasi ekstra maupun intrex (intra dan ekstra),IPNU-IPPNU sebagai organisasi ekstra tidak akan menggusur keberadaan OSIS,artinya OSIS tetap ada dan IPNU-IPPNU sebagai kegiatan ekstra yang tentu sajatetap berciri khas sebagaimana organisasi ekstra lainnya. IPNU-IPPNU sebagaiorganisasi intra dan sekaligus ekstra artinya keberadaan komisariat akanmengeliminisir OSIS sehingga IPNU-IPPNU merupakan satu satunya organisasiintra sekolah, komisariat type lain secara intra akan tetap berada dalam kendalisekolah dalam hal ini kepala sekolah, namun secara ekstra tidak akan terlepas darihubungan struktural IPNU-IPPNU mulai dari pimpinan ranting, Ancab sampaipimpinan cabang.

Sumber:
 http://id.shvoong.com/social-sciences/political-science/2194157-fungsi-ipnu-ippnu/#ixzz2AhNAd7WD

PROGRAM KERJA
Ketika komisariat sudah berdiri, baik secara intrex (intra dan ekstra), adabeberapa bidang garap yang harus dikembangkan oleh IPNU-IPPNU dikomisariat yaitu:1. Pengembangan intelektual dan penunjang keberhasilan akademis2. Pengkaderan keagamaan3. Pengkaderan kebangsaan4. Pengkaderan kepemimpinanAdapun program-program yang ditawarkan oleh masing-masingdepartemen adalah sebagai berikut : 1. Departemen pengembangan intelektualKarakter : Diarahkan pada pengembangan intelektual denganharapan melalui kegiatan ini keberhasilan belajar anggotaIPNU-IPPNU semakin meningkat.Contoh kegiatan : Study club, kajian Islam, diskusi keagamaan dansebagainya.2. Departemen pengembangan wawasan keagamaan dan keaswajaan.Karakter : Diarahkan pada peningkatan kualitas wawasan keagamaankhususnya tentang aswaja, adapun pendalaman wawasannyadapat kerjasama dengan dapat pengembangan intelektual.Contoh kegiatan : Pengajian agama, Istighosah, tahlil, dibaiyah, Baksos.3. Departemen Sosial Dan KebangsaanKarakter : Diarahkan pada penanaman kepekaan pada masalahmasalahsosial, serta diarahkan pada kecintaan terhadaptanah airContoh kegiatan : Penggalangan dana sosial, donor darah, aksi anti narkoba,dan sebagainya.
4. Departemen minat dan bakatKarakter : Diarahkan pada pengembangan minat dan bakat anggotaIPNU-IPPNU sehingga keikut-sertaannya potensi yangada dapat disalurkan dan dikembangkan.Contoh kegiatan : Banjari, Rebana, Pidato dan sebagainya. 5. Departemen PengkaderanKarakter : Menangani pengkaderan untuk meningkatkan wawasankepemimpinan siswa.Contoh kegiatan : LDKS/Makesta, Lakmud, dan sebagainya.Dari paparan diatas dapat kami tarik kesimpulan bahwa dengan berdirinyakomisariat IPNU-IPPNU di sekolah diharapkan dapat meningkatkan keberhasilanbelajar siswa terutama wawasan agamanya, maka dapat ditarik beberapa indikatoryang mengisyaratkan peranan PK.IPNU-IPPNU dalam menunjang hasilpembelajaran PAI diantaranya :1. Adanya program keagamaan2. Frekuensi kegiatan keagamaan yang dilaksanakan IPNU-IPPNU3. Adanya kerjasama guru agama dengan pengurus IPNU-IPPNU4. Keaktifan anggota IPNU-IPPNU dalam kegiatan keagamaan.

Sumber:
 http://id.shvoong.com/social-sciences/political-science/2194158-program-kerja-ipnu-ippnu/#ixzz2AhNhVU3b


Visi IPNU adalah terbentuknya pelajar bangsa yang
bertaqwa kepada Allah SWT, berilmu,
berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan serta
bertanggungjawab atas tegak dan terlaksananya
syari'at Islam menurut faham ahlussunnah wal jama'ah yang berdasarkan Pancasila dan Undang-
Undang Dasar 1945.
Untuk mewujudkan visi tersebut, IPNU melaksanakan
misi: (1) Menghimpun dan
membina pelajar Nahdlatul Ulama dalam satu wadah
organisasi; (2) Mempersiapkan kader-kader intelektual sebagai penerus perjuangan bangsa; (3)
Mengusahakan tercapainya tujuan organisasi
dengan menyusun landasan program perjuangan
sesuai dengan perkembangan masyarakat
(maslahah al-ammah), guna terwujudnya khaira
ummah; (4) Mengusahakan jalinan komunikasi dan kerjasama program dengan pihak lain selama tidak
merugikan organisasi.

Senin, 26 November 2012

coba


Anak anak Kuliah Ahad Pagi itu!!!


Sudah menjadi budaya beberapa tahun dimasjid kampong saya bahwa setiap bulan ramadhan dari anak – anak yang ikut kuliah ahad pagi itu mengikuti came ramadhan,sebuah kegiatan sehari full dari jam 6 pagi sampai jam 6 pagi dihari kemuadian.dan kebetulan saya dan dina diminta untuk mengisi salah satu acara pada jam tertentu dengan tema pentas seni, loh kenapa saya yang dipilih ? tanyaku kepada panitia,.karena tahun kemaren kan organisasi sampean mendapat  juara 3 sekecamatan untuk kategori pentas seni,.   Ooh,…benar juga yah masuk akal juga,tapi bisa juga yah,juara tiga itu kok bisa masuk mengisi kegiatan came ramadhan ini? Padahal aku gak tahu seni itu apa? Saat menang itu juga karena bejo, lhawong ajaran aja saat itu gak pernah kumpul semua,music yang didesain saat latihan sama saat manggungnya aja beda,saat mnyanyikan lagu saat manggung aja ragu ragu bahkan terkesan gak apal,padahal aslinya emang gak apal hehehe… gak tahunya dapat juara tiga,..hahahaha,..dipikir piker lucu,..wekekkekkek,…bejo bejo
Lalu aku setujui itu aku akan mengisi sebagai pembicara menerangkan pentas seni itu apa? Karena saya juga gak tahu seni,dan yang kutahu seni itu adalah karya yang pas pada suasana hati,maka aku baca baca diinternet,bahwa kesimpulan pemahamanku tentang seni itu adalah produk manusia yang indah dan pas dengan kondisinya,atau seni adalah sinonim dari ilmu, ilmu proses mengerti pada setiap langkah pada yang ia lakukan, maka setiap apa yang dilakukan orang itu punya nilai seni, mulai dari mengayuh sepeda,orang berjalan,ada yang cepat ada yang senang lambat,ada yang sedang sedang,nah irama kayuhan/perjalanan itu adalah seni, kalau orang mengayuh itu hanya ditangkap oleh mata berarti hanya gambaran/bentuk saja itu disebut seni rupa, kalau orang mengayuh sepeda itu hanya ditangkap oleh pendengaran maka itu disebut seni suara, kalau orang mengayuh itu ditangkap dengan gerakan orang yang mengayuh itu maka disebut seni gerak atau seni tari,kalau orang yang mengayuh sepeda itu ditulis dari awal naik sepeda,terus irama naik sepeda sampai berhenti ditengah jalan karena macet atau ban bocor maka itu disebut seni sastra,terus kalau penggabungan seni rupa,suara,tari,satra itu disebut seni drama/teater, jadi setiap langkahmu itu adalah seni/ilmu, kamu bermain tahu irama bermain yang asyik itu bagaimana? terus engkau menikmati benar permainan langkah langkahmu itu,itu adalah seni.
Seni bisa tercipta karena engkau menikmati apa yang engkau lakukan dari seetiap langkahnya,engkau belajar itu seninya gimana? Coba kita pikir pikir langkah-langkah belajar yang gak nikmat/gak asyik itu dimana? Mulailah mengerti/memahami langkah langkah apa yang kamu lakukan,dan nikmatilah hal itu lalu mulailah kamu apresiasikan lewat bentuk,suara,tulisan,gerakan,atau drama atau tindakan…sebelum engkau bisa menikmati langkah langkahmu,engkau belum cukup,belum waktunya mementaskan karyamu senimu itu,karena akan jelas engkau pasti kurang penghayatan saat tampil.
Setidaaknya itu yang akan saya sampaikan pada anak-anak,eh,.pada waktu awal mengisi itu ternyata saya juga dimintai juga sebagai host duet sama dina,modar,….pikirku, aku gak punya pengalaman jadi host,apalagi melihat anak anak itu susah diatur,ada yang asyik pada makan ,ada yang asyik pada ngobrol,ada yang asyik nyanyi,di bilangin mbantah sampai sampai aku bicara sama salah satu panitia mendingan aku bicara didepan orang-orang dewasa atau orang tua dbanding anak anak ini,.. terus dalam benakku “pie iki nak wes ngene?” dan yang hanya ada dalam pikiranku yasudahlah mereka suruh aja tampil satu persatu menurut kelompoknya,aku duduk dibelakang mengamati dan menilai kelompok kelompok itu sampai Akhirnya saya hanya bnyak diam tersenyum melihat anak anak Kuliah Ahad Pagi itu,ternyata jiwa seni pada anak anak itu ada,dilihat dari keasyikannya mereka keberanian mental dia bermain,makan, nyanyi sendiri, dihadapanku disekeliling teman temannya dan berpikir bagaimanakah seni mendidik anak anak yang baik itu? Seni pendidikan,cultural education childrens,pie ya,..